2017-10-15

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. TEMPO/Subekti

Goorkey.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar tentang pemberitaan media asing yang menyebutkan dirinya berambisi untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

Media Singapura, The Straits Times edisi Selasa 17 Oktober 2017 menulis ambisi Anies Baswedan tersebut merupakan rahasia terbuka di kancah perpolitikan Indonesia.

Ketika ditanya soal itu, Anies mengelak. Ia mengatakan masih berfokus untuk mengurus persoalan di Jakarta.

"Lho, baru kerja tiga hari. Saya mau urusin Jakarta," ujar Anies usai menjalani rapat antisipasi banjir di Balai Kota Jakarta, Kamis, 19 Oktober 2017.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu pernah jadi peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat pada 2014. The Straits Times menyebut sejumlah pengamat menilai kontestasi 2019 selalu ada di benak Anies. Bahkan, pencopotannya sebagai Mendikbud dianggap sebagai pukulan telak bagi seorang Anies.

Pada saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta lalu, Anies menyuarakan penolakan reklamasi, penyediaan lapangan pekerjaan, hingga program pengentasan kemiskinan. Janji-janji tersebut, juga dipandang sebagai salah satu cara untuk memuluskan langkah Anies untuk maju Pilpres 2017.

Dalam Pilkada lalu, Anies bersama Sandiaga Uno berhasil memenangkan posisi orang nomor satu DKI Jakarta. Media tersebut juga menilai kampanye Anies-Sandi berbau SARA. Strategi tersebut juga dinilai bukan hanya membelah warga Jakarta namun juga hampir menggoyangkan kesatuan sosial Indonesia sebagai negara.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno telah resmi dilantik sebagai gubernur dan wakil gubenur DKI periode 2017-2022 pada Senin lalu, 16 Oktober 2017 oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

Sumber Tempo.co

Foto Kondisi Jalan Di Kota Medan

Goorkey.com, Medan – Presiden Joko Widodo geram dengan buruknya jalanan di Kota Medan, Sumatera Utara. Jokowi mengingatkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk segera membenahi.

Jokowi mengatakan, dirinya sengaja mengecek langsung jalanan di Kota Medan. Pasalnya dia banyak mendapat masukan buruknya jalanan di pusat kota Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

“Saya mendapat keluhan banyak sekali. Mengenai jalan rusak itu. Oleh sebab itu pagi-pagi saya lihat beberapa lokasi,” kata Jokowi saat ditemui di kawasan Huta Ginjang, Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (14/10/2017).

Jokowi pun memerintahkan Dzulmi Eldin untuk segera membenahi jalanan di Kota Medan. Jangan sampai dia duluan yang mengerjakan.

“Ya segera dikerjakan. Kalau nggak segera dikerjakan, duluan saya kerjakan nanti,” tegas Jokowi.

“Benar itu. Jangan (tidak dikerjakan-red). Tugasnya wali kota untuk menyelesaikan,” tambah Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi melihat-lihat kota dan melintas di jalananan becek dan berlubang Kota Medan pagi tadi.

Presiden Jokowi meninggalkan hotel tempat menginap di Jalan Diponegoro, Medan, Sumatera Utara, pukul 07.50 WIB tadi pagi. Jokowi menumpangi mobil jenis jip warna hitam.

Dari Jalan Diponegoro, Jokowi masuk ke Jalan S Parman. Kecepatan rata-rata 30 km/jam.

Mobil yang membawa Jokowi kemudian melintas di Jalan Glugur-Gatot Subroto-Nibung Raya-Jalan Ibus Raya.

Aspal jalanan ini tidak begitu mulus. Tidak terlihat juga trotoar di kiri-kanan jalan yang laik untuk pejalan kaki.

Jokowi kemudian melintas di depan Pasar Petisah. Jalan di lokasi ini rusak berat, berlubang dan becek. Bahkan mobil jip yang ditumpangi Jokowi terlihat sedikit bermanuver mencari jalan yang mulus.

Jokowi kemudian melintas di Jalan Nibung Utama-Rasak Baru-kembali ke Gatot Subroto-Maulana Lubis-Imam Bonjol. Di jalan ini juga masih terdapat beberapa lubang.

Selanjutnya, Jokowi melintas di depan Kantor DPRD-Letjen Soeprapto-Brigjen Katamso-Jalan Mesjid Raya-Jalan Mahkamah.

Di Jalan Mahkamah, median jalannya rusak dan becek. Banyak lubang dan sampah. Bahkan ada titik tempat pengumpulan sampah yang masuk ke badan jalan.

Mobil yang membawa Jokowi kemudian tembus ke Jalan Letjen Soeprapto-Jalan Imam Bonjol- masuk ke Pangakalan TNI AU Soewondo.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Jokowi tiba di landasan helikopter. Jokowi hendak bertolak ke Sinabung. Tak ada komentar yang disampaikan Jokowi terkait jalan-jalan pagi yang dilakukannya ini.

(mtd/min)

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin langsung tancap gas melakukan perbaikan jalan rusak

Goorkey.com, Medan – Disentil Presiden Jokowi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin langsung tancap gas melakukan perbaikan jalan rusak yang ada di ibukota Sumatera Utara ini.

Beberapa ruas jalan yang selalu banjir pascahujan melanda Kota Medan, kini sudah rata dan tidak berlubang lagi.
Ya, Presiden Jokowi langsung menkritik dan ‘mengancam’ Wali Kota Medan untuk segera memperbaiki jalan rusak yang ada di seputaran petisah, Jalan Nibung, Jalan Mahkamah, dan beberapa ruas jalan yang rusak.

“Nggak lama (Jokowi) lewat, baru dibenahi (jalan).‎ Harapan, kalau bisa jalan ini dibenerin, dimulusin,”kata seorang warga sekitar bernama Nuar, Minggu (15/10/2017).

Nuar yang merupakan warga Jalan Mahkamah Medan mengatakan, jalan berlubang disekitaran deaerah rumahnya itu sudah sekitar setahun lalu rusak.

Tak hanya itu, setiap kali hujan turun jalan tersebut kerap digenai air karena banyaknya lubang dan drainase yang buruk.

“Nggak nyangka Pak Jokowi lewat sini. Harapannya, kalau bisa jalan ini dibenerin, dimulusin,”ujar pria berusia 57 tahun ini.

Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya menyempatkan diri mengecek aduan dari masyarakat soal buruknya kondisi jalanan di Kota Medan.

Hal ini tentunya membuat Wali Kota Medan Dzulmi Eldin kecolongan.

Presiden Jokowi pun sempat mengatakan, jika Wali Kota Medan Dzulmi Eldin tak membenahinya, maka dirinya yang akan membenahi jalanan yang rusak dan sangat membahayakan pengguna jalan.

(mtd/bwo)

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget